terpaksa….. menyapih Hilmi 1thn karena pendarahan kehamilan sambil menyusui

Dear moms n Sps
ingin share dan syukur alamdulillah bila ada yang bisa kasih saran dari yang punya pengalaman yang sama

10hari genap pendarahan di kehamilan yang masuk 8mnggu (janin 6minggu).
di hari ke9 mengkonsumsi Duphaston 3x sehari, sambil menyusui baby
Hilmi 1thn dan mencoba bedrest dirumah.   pendarahan semakin jadi,
asalnya menyusui tidak mules dan pinggang hangat di 3hari kemarin perut
jadi mules kaya mau BAB, dan pinggang hangat. darah semakin sering dan
banyak keluar.  semenjak menyusui terasa mulas mulai mencoba mengurangi
frekwensi menyusui yang tidak memberi kapan dia mau. tapi menjatah
(maafkan ummi ya nak..) bangun tidur pagi, mau tidur siang, mau tidur
magrib dan mau tidur malam setelah itu 2-3kali saat tengah malam menuju
pagi yang paling sulit untuk menghidari tidak menyusuinya.  pndarahan
tetep ada.

kemarin ke RSPI kontrol dengna DSOG lain ,ibu Fitriani, ini DSOG ke3
tempat aku konsul setelah blooding. di USG vagina karena janin belum
terlihat dengan usg luar. terlihat ukuran janin tak sesui dengan
keterangan HpHt. bila merujuk hpHt kandungan dan janin usianya
10minggu-8minggu. namun kenyataannya janin baru masuk 6minggu maka
kandungan baru 8minggu. itu karena saat hamil menyusui jadi
diperkirakan ada keterlambatan waktu haid.

keadaan janin ada, denyut jantung terlihat masih lemah. dengan ukuran
tsb diperkirakan masuk 6minggu. setelah pemeriksaan detail (ini kesan
pertama berobat dengan beliau:ramah, pendengar yang baik,komunikatif,
tegas tapi lembut, menjawwab apa yang kita tanyakan dengan sorot mata
yang memperhatikan dan menjawab sungguh2 apa yang kita tanya..soalnya
langka nih dsog wanita yang begini menurutku dikesan pertama ini.).
dia mengatakan: kondisi rahimku lemah terlihat adanya pendarahan ini
akibat dari kontraksi rahim karena hisapan bayi saat menyusui. dia
tidak saklek mengatakan stop menyusui, tapi adanya kontraksi rahimku
sat menyusui dengan keluarnya darah.

dia menghiburkku dengan mengatakan"kita berusaha ya bu, kandungannya
masih muda, kita coba pertahankan.semoga bisa.kandungan ibu saat ini
lemah. kita suntik aja. dan kembali minggu depan untuk suntik lagi ".
dia memberikan tablet Asam folat dan duphaston dengan dosis 1x sehari
saja. minggu depan kontol dan suntik.

dia sarankan perah asinya, dan tidak memberikan pil penghenti asi
karena hormonal dan ibu masih menyusui. (sepertinya dia menangkap aku
gak mungkin menyapih drastis mendengar aku hanya memberi asi saja tanpa
formula dan baby masih 1thn). "setelah dieprah nanti dadanya dibebet
pake stagen  aja" dia bilang begitu..

sepulang kontrol,haduhhhhhhhh sudah begkak seperti batu PD
kiriku.jangankan diperas, dipegang aja sakiiiiiiiittt. sejak jam 3sore
tidak kususui baby Hilmi dan saat itu sudah 8.30 malam. kupikir..gak
mungkin drastis menyapihnya..aku nyakiti hatiku sendiri dan babyku.
kususui diamalam itu sepulang dari dokter sambil berkata yang entah dia
ngerti atau tidak"Hilmi, nanti ummi kasih miminya gak sering2ya. hilmi
mau punya adik, sabar ya..belajar minum susu Ultra kaya kaka Aisha
yah.."aku ngomong pun sedihhhhhh hatiku dia asyik mimi dan tiap kau
ngomong dia menggeram menepuk dadaku. entah protes atau happy dapat
jatah mimi malam itu. sampai jam 4 pagi aku berikan asi dan terasa
pinggang hangat. tapi aku berdoa minta kekuatan dari Tuhan, kuatkan
aku,janinku dan sehatkan hilmi. usahaku menyapih bertahap agar kami
tidak saling menyakiti. start 4.30 pagi minggu hilmi bangun dan ngamuk
minta mimi..maafkan aku mulai menyapihnya..kutepuk2 dan meberi air
putih dari gelas bayi..buar..ditepis gelasnya. guling2 ditempat tidur.
aku gak boleh gendong, ayahnya turun tangan menggendongnya selingi
solat subuh bersama terus menggendong hingga jam 6pagi. selipi mulut
hilmi dengan biskuit dan air putih. Hilmi tertidur lemas menangis
dengan suara tersedu2 didala tidurnya..sedih…dengernya.

pagi ini Hilmi sudah makan dia tidak minum asi, disuapi UHT Ultra
plain.mau, tapi tapi diselingi biskuit.makan pagi seperti biasa. aku
ngumpet dikamar,gak tega melihat dia kalo bertatap mata tangannya
melambai minta gendong habis itu minta mimi…duh sakit banget njalani
sapih paksa kaya gini..pilu denger tangisnya..

aku  akan memberi asi dikala PDku tahap keras baru kukasi, maksudnya
perlahan2 mrnurunkan produksinya dan membiasakan hilmi berkurang
menyusui.andai tak pendarahan lagi aku berniat malam hari ang bagun
pagi aku masih bisa menyusuinya. tapi entahlah..

itu shareku pagi ini.
untuk temen2 yang beruntung bisa hamil dan menyusi bayinya tanpa kontraksi rahim dan pendarahan syukurilah….
sakit buat kita yang mendengar tangis pilu anak minta asi sedangkan
karena kondisi kita membahakan untuk kandungan.pilihan yang sama2 ada
rasa sedidh dihati. disapih baby kandungan beranjak kuat dalam
kandungan tapi baby hilmi pilu..

gak disapih baby hilmi senang, tapi umminya dan janin bisa resiko tinggi keguguran.

saya bersyukur, janin itu ada dan detak jantungnya terlihat..semula saya pasrah bila hari itu ada tindakan kuret.
cuma rasa syukur dan yakin Allah masih sayang pada saya yang bikin
semangat jalani proses sapih darurat dan kehamilan yang rentan ini
dihari depan..

share dan info dari temen yang pengalaman serupa saya tunggu
terimakasih luangkan waktu membacanya..:-)

One Response to “terpaksa….. menyapih Hilmi 1thn karena pendarahan kehamilan sambil menyusui”

  1. Indri Says:

    Assalamu’alaikum Mbak Ririe, Indri sedih banget baca blog nya Mbak. Semoga Allah menguatkan tubuh Mbak Ririe dan janinnya. Juga Hilmy…semoga baby Hilmy bisa cepat beradaptasi dengan disapih mendadak nya. Indri doakan Mbak insyaAllah…

Leave a Reply