Jodoh ya jodoh…
Tuesday, November 27th, 2007Dah baca kan tentang teguranMu melalui si mbak… Singkat kata cuma seminggu si Erlin disini,minggu sejak jumat dia diam, uring2an. aishaku sering di nada keras menyaingi umminya.naluriku sebagai seorang ibu mengatakan bahaya pabila kutinggal anak2ku bersama dia. ada firasat gak baik melihat dari sorot matanya. dia kasar pada aisha bahkan saat aku ada. ok..1 doaku, ya Allah kalo dia bukan yang baik untuk bersama kami keluarkan dia dan beri pengganti yang lebih baik
minggu siang ada kakak sepupu lakinya datang dengan istrinya. intinya Erlin minta berhenti. alasannya"Cape kerja disini dan gak kerasan"..hohoho..baik..kita bredel alasannya. intinya monggo mau keluar itu yang ku inginkan. tapi ntar dulu,,,sepertinya ada issue yang dibuat agar menjadi alasan kuat
" oh ya,cape apa ya pak..silahkan mba Erlin cerita, disini dia banyak nonton tv dan ngelamun. masak saya, ngurus anak saya sendiri, erlin cuma menunggui bila saya harus masak didapur. taman dan kolam saya sudah punya tukang kebun sendiri, mesin cuci langsung kering dan saya mengurus cucian sendiri dia langsung menjemur.kalo mau ngeluh setrikaan udah 2hari ini erlin tidak nyetrika karena emang gak ada cucian,rumah saya gak banyak perabotan karena setiap jam stengah 9 pagi Erlin sudah nganggur bingung mau kerja apalagi. Tolong beritahu cape dimana karena selama ini saya lihat gak begitu. kadang saya menyapu ulang pekerjaannya, karena dia belum bisa membersihkan dengan betul.dia punya pengalaman tukang masak diwarteg 2,5thn,selama ini saya lihat lebih utak atik dapur, tapi selain dapur belum sempurna kerjaanya.masih berantakan kalo memberesi barang, ngasuh anak gak bisa, kasar. lalu maksudnya apa cape?kalo mau kerjaniatnya duduk dan ongkang kaki pasti cape bilangnya, tapi kalo standard kerja dengan minta gaji awal 400 ribu belum nyampe.saya masih turun tangan.tolong jelas kan maksudnya apa ngomong gitu?"
gelapagapan kan erlin,malu sendiri..dia menunduk tak berani melihatku. dan kaka sepupunya hoalah..sok tau tinggi
"ini adik saya bangun pagi2.subuh2 dia udah kerja.katanya nyapu halaman, rumah dan ngepel ? trus dia tanya ulang ma adiknya apalagi yang dikerjakannya?"apalagi dek?" "ya beres2 rumah" lalu kutanya balik"lalu anehnya apa?memang disini tugas pagi itu, trus kenapa?" lalu si kakak sok teu bilang lagi"iya, adik saya bangun pagi , baru makan pagi jam berapa Lin…" tanya lagi. "jam 9- 10" si kakak berusaha mencari celah apa yang bisa jadi alasan adik untuk resign. aku respon "jam 9? itu maunya kamu atau saya? Erlin jam setengah 7 pagi 1gelas susu coklat hangat sudah saya buatkan untuk kamu dan ada roti.setiap saya buat sarapan untuk suami sekalian saya buatkan untuk kamu agar sarapan pagi2.lalu kamu makan bisa jam 9 atau 10 dan kadang saya sudah ingatkan berkali-kali.jadi makan jam 9 itu maunya kamu atau dari saya yang nyuruh? "erlin nunduk, si kaka k sok teu berusaha cari alasan lagi.."trus dia katanya kalo makan sehari berapa kali Lin"…"kadang 1x "..oh i c..mereka berusaha mencari alasan agar aku adalah pihak majikan yang sewenang-wenang. "o gitu ya Lin, saya gak sanggup memasakkan untuk kamu hingga 15menu seperti yang kamu cerita ketika kamu kerja di warteg kamu masak 15macam masakan. namun saya masak dan kamu bisa ngambil sendiri makanan sesuai banyak yang kamu mau dan kapan kamu mau. pak, Erlin sendiri yang bilang gak mau makan banyak dia sedang diet karena dulu pernah gemuk sekali. tiap saya suruh makan dia bilang entar aja bu, belum laper. Saya bukan tipe majikan yang memberi makanan sisa pada pembantu atau pelit makanan.apa yang kami makan adalah apa yang dia makan. intinya, Erlin sendiri yang mengatur makan seperti itu.
suamiku yang baru landing dari singapura dengan masih lelah kudu duduk juga ngurus mbak yang nyeleneh ini "silahkan mau berhenti, tapi tidak dengan menyebar issue yang gak benar.silahkan bapak liat rumah kami, liat sendiri.apa susah mengurus rumah kami. istri saya bekerja juga urusan rumah.jadi kalo mau berhenti ,bicara baik-baik tidak usah menyebar issue yang gak benar "
perdebatan alot karena si kak sok teu ini tidak cross cek cerita adiknya dengan aku majikannya. bukannya cross cek tapi malah ikut memfitnahku. dan ternyata terhenyak sendiri, karena argumennya malah patah dan dia sendiri meliaht buktinya gak begitu. tapi dasar niat gak baik ya keukeuh..
"baik, jadi Erlin tidak bersedia ganti fee yang diminta kelgnya 150rb dan baru kerja seminggu ya?" suamiku confirm. kakaknya argument.tidak bersedia. "baik bila begitu, karena minta berhenti sepihak dan belum 1bulan kerja, kami tidak perlu juga membayar hasil kerjanya seminggu karena dia mengakhiri masa kerja dengan tidak ada pelanggaran yang kami lakukan dan alasan berhentipun tadi sudah dibahas. maka secara finasial kami tidak akan membayar."
dan si kaka menjawab "ya".
Erlin berhenti siang itu juga hati kecilku berkata"alhamdulillah, keluar juga" cuma aku difitnah dengan hal itu ntar dulu..biar sekalian tau kakaknya kelakuan adiknya yang membuka aibnya sendiri dengan menuduh kami seperti itu.
aku ungkapkan pada kakaknya"pak Roni, sebenernya kalo dia mau berhenti ya silahkan.saya juga gak cocok ,karena dia kasar dengan anak saya. saat saya ada dekat anakpun dia berani membentak aisha dengan kalimat"ini anak nakal banget ya". anak saya usia 3thn begini lagi segala dicoba.tapi adik bapak nyikapi dengan kasae bukan diasuh.jadi kalo dia bilang cape darimana, tadi dia bilang caper kerja dengan saya disuruh ngurus rumah dan momong anak. padahal anak2 saya yang pegang, dia cuma nunggui jangan sampe si bayi jatuh kalo saya lagi didapur untuk masak. saya pun waswas ninggalin anak saya dengan dia,karena kasar. Saya menangkap kegelisahan erlin sejak phari pertama bekerja saya ungkapkan padanya setelah saya tau dia ngaku sudah punya pacar dan dari pacarnya ia tau ada lowongan kerja di rumah saya. dan tanpa sadar ketika ia dialog ttg pacarnya dia mengungkapkan rencana tahun ini ingin nikah kalo bisa bada idul adha. berarti dia bekerja ketempat ini niatnya kurang dari 2bulan.dan itu ia akui tanpa sadar.maka saya merespon bila masa percobaan adalh 3bulan dan dia tetep mendapatkan gaji yang ia minta,namun say aberhak meminta kembali fee yang diminta kelgnya. selain itu dia terlihat gundah dengan aturan saya ketika baru 3hari kerja pacarnya sudah datang. lalu saya bilang pada dia"saya tidak mengizinkan ada apel tiap malam minggu, kecuali bila kalian ada keperluan mendesak. kami faham dalam ajaran islam,tidak ada pacaran , kalian bukan muhrim.kamu menjadi tanggung jawab kami disni.terjadi sesuatu, kami yang kena akibatnya.".
saklek,itu harus kulakukan..oya aku lum cerita ya..maid ku ini sexi postur tubuhnya, baju ketat dan jins ketat.pacaran sudha 1thn lebih dengan pria 26tahun dan hobi meluangkan waktu bersama bila kerja diwarteg libur…dia cukup manis, point 7.kulit kuning,muka seperti desi ratnasari.kalo lagi pake ransel punggungnya dan tas tangan anak muda tak akan ada yang menyangka dia seorang pembantu RT, tapi mahasiswa. jadi aku waswas,bila aku memberi celah pergi berduaan dengan pacarnya, pertama aku ikut dosa ,kedua kalo mereka zinnah aduh…gimana aku ngomong ma kelgnya.
dengna aturan tersebut terlihat 3hari sebelum resign dia diam, melamun dan uring2an. aku juga empet liatnya cuma aku gak mau berhentikan. aku berusah profesional sebagai majikan.ada hak dan kewajiban yag berimbag
namun tak selalu niat dan perlakuan baik kita diterima dan dibalas serupa, bisa dibalas dengan suatu yang buruk.
bisajadi si mbak bingung cari alasna untuk keluar dan gak nemukan point.dia melakukan ketidaksempurnaan kerja aku gak ngomel,aku pilih bersihkan. dia bentak anakku aku gak berang, aku plih mengajak anakku main ke kamar dengan aku, dia masak gak becus aku gak nyindir pengalaman dia yang nagkunya tukang masak, kau pilih masak sendiri. akhirul kate…point yang menjadi tata nilaiku dengan membuat simple pekerjaan maid serta mendapat hak makan yang sama seperti kami malah disitu ia mencoba menuding. menepuk air di dulang, terpercik wajah sendiri. dia sendir yang malu dihadapan kakaknya
akhirnya dia berhenti.tak ku beri gaji yang kalo dihitung baru 119ribu. duma dia ngutang pulsa 22 ribu mpe pulang gak bayar tuh. suamiku bilang"beri dia ongkos, jangan mandang dianya.niatin karena Allah saja,takut ada apa2 dijalan". wah teman2..sedikitpun tak ada permintaan maaf dari dia pada kami, wajah mendongak dan menjawab PD ketika suamiku tanya"dari sini kamu mau kerja kemana?".. dengan dingin dia menjawab"ada 2 warteg,mereka butuh yang masak.aku kerja disana.nanti tinggal di mbak aku dulu’"..hehehe..aku nyengir aja deh..jadi inget statemen guyonan srimulat "udah miskin kok sombong" ternyata emang ada..
kuselipkan ketangannya 30ribu untuk angkot ke tempat kakaknya. di apergi alhamdulillah dan pastinya mangkel gak dapat gaji seminggu. dia mau untung malah buntung.dia melalui kakanya sepakat,tidak mau balikkan fee kelg maka kami tidak bayar gajinya. pulang dengan mulut manyun
tapi suamiku mah gak tau hatinya terbuat dari apa…seminggu dia tugas singapur .sehari sebelum take off dia menjemput si mbak dari tempat kakak sepupuku di jakarta utara,jauhhhhhhhhhhhh, nyasarrrrrrrrrrrrr, dan kena tilang polisi 50rb. dia gak liat langsung kelakuan si mbak. hanya mengikuti dialog siang itu sesaat baru tiba dirumah setelah landing dari sing di bandara.melihat langsung betapa sok tau kakanya,dan terbukti alasan erlin dibuat2. sebelum pulang suamiku mengeluarkan coklat ukuran hampir 1/4 kg dia bilang"nih coklat untuk kamu.ini jatah kamu.bawa aja"..aku memang membiasakan setiap pulang darimanapun kami traveling or suamiku tugas ke LN selalu ada cinderamata khusus untuk maid. walau dia berhenti dengan alasan yang ternyata kategori fitnah, hanya tak membuat kami memanjangkan tangan untuk memberikan apa yang sudah kami niatkan. coklat, yang lazzis banget dah..ongkos 30rb dan utang yang cuek bebek dia gak bayar
dia melaju diboncengan motor kakak sepupunya untuk diantar kdepan naik angkot menuju jakut…
pesan ibuku dan uwaku"itulah lika-liku kehidupan.jadikan pelajaran, sekali membawa orang asing kedalam rumah berhati-hatilah.waspada tetap dan hal ini selalu terjadi.nanti dapat yang baik.emang ini liku-likunya.."
yah..untuk mbak Erlin ini aku belajar memaknai difitnah dan pembalasan perbuatan baik belum tentu sesuai dengan prasangka kita. intinya mohon perlinduingan Allah karena kejahilan selau ada disudut bumi.
mg jadi pelajaran..
Kini aku dapat si mbak imut..dari cipancar leles garut. 15thn. Ayang.9tahun yang lalu aku Kuliah Kerja Nyata (KKN) di leles garut. ayang masih usia 6thn. dia anak tetangga dibelakang rumah tempatku menginap. ekonomi super sulit. aku kenal dengan dia saat itu cengeng kemana2 harus digandeng kakaknya. kakakny ausia 10tahun punya 3adik, ayang 6thn, siadik ayang 4thn, dan si bayi masih digendong ibunya. kerja ayahnya buruh tani,ibunya pencari rumput untuk kambing. kesan aku mengenalnya ketika sedang menjemur pakain dibelakang rumah KKN aku kagetr sekalli. ada pertengkaran suami sitri yaitu ortu ayang. ibunya sedang mencuci di papan gilesan mengomel dan suami membentak lalu "Bak-bik-buk"punggung istri yang sedang mencuci itu digebuk dengan angak kuat suami.istiri mengomel sambil menangis,suami makin kalap diambilnya pacul sawah diarah kan kebadan istrinya…
"JANGANN..HEH PAK…JANGAN..TOLONGGGGGGG..PAK UYE…ADA YANG MAU MACUL ISTRINYA PAK..TOLONG…." aku teriak-teriak panik memanggil bapak tempat aku numpang KKN. langsung pak Uye turun kerumah bawah dan menasehati meraka.aku masuk rumah,lemes kakinya..hampir terjadi pembunuhan..
seminggu dari kejadian itu mereka perang dingin,istri melarikan diri ke orang tuan.sonya dan akak adik terkatung2…aku kasian lihat mereka,mereka sering dipukul ayahnya. permen dan coklat jadi senjataku setiap mereka keluar dari rumah dengan muka sendu. pembaca…sonya, ayang dan adiknya ini mewarisi wajah ayahnya. mereka manis-manis. namun wajah sendu karena diusai kecil pertengkaran orang tua yang tak sehat menjadi santapan harian.
tiba2 hampir 10tahun aku bertemu ayang lagi telah menjadi gadis.manis sekali.AllohuAkbr..bagai panas disirami hujan gerimis. ayang sangat lembut pada anak2ku, bersih sekali mengurus rumah, dia belum bisa masak.dan itu tak masalh karena aku terbiasa masak sendiri,paling potong-potong oleh ayang. inisiatif tinggi,taat ibadah, ngaji setiap magrib..Alhamdulillah
"ayang kenapa mau kerja dijakarta?kan kemarin berhenti dari tempat yang dulu karena tempat ayang kerja mau pindah ke samarinda.kenapa sekarna gmau ke jakarta?" aku tanya,takut ada kondisi paksaan misal ekonomi .
"karena boleh sama mamamh dan bapak, mamah dan bapak masih ingat dengan ibu.ayang mau ikut ibu karena udah kenal ibu"..
aku gak nyangka perhatian dan permen2 yag kuberiakn pada ayang dan saudara masa kecil buahnya adalah ayang menjadi pengasuh anak2ku.betul prediaktnya pembantu karena ini sebutan saja. tapi dia ada dalam hatiku. si mungil dan rajin bekerja ini disayang oleh anak-anaku dan diapun sayang dengan anak-anakku
tiap gajian ayang mengirim kekampung sebesar 150rb ,via wesel.aku yang kirimkan melalui pos. 1x sebulan kuijinkan dia pake telp rumahku untuk telp ibu/ayahnya ke garut.
pembantu itu sebutan, intinya ada saudara yang membantu kita
pembantu itu hanya kedok, intinya ada maling dirumah kita
tinggal posisikan orang baru itu jadi saudara atau sedang pakai kedok.
pakai mata hati dan buktikan dengan fakta..
mg jadi hikmah..
wassWR