Asisten RumahTanggaku, si Mbak..

Sejak 5 mei 2007 mbak yang telah bekerja pada kami sejak kaka Aisha 6 bulan hingga 3 tahun mengundurkan diri dari pekerjaannya.  Alasannya ingin mengurus ayah dikampung. Itu haknya, dan aku mendukung baktinya. Tak mungkin hidupnya hanya bersama kami selalu. Sudah waktunya ia menggunakan tabungan penghasilannya selama ini untuk berbisnis. Semoga berhasil harapanku, walau berattttt hatiku melepas dia. Karena si kaka sudah sangat dekat, dan mereka saling sayang. .Aku percaya dengan si mbak. sejak usia 17th hingga 20 tahun dia bersamaku. si Mbak yang polos, jujur, cepat mengerti untuk urusan dapur, rada selebor kalo urusan menata rumah, agak lambat ngerti. Beragam kekurangannya tertutup dengan kesetiaanya, kemauan dia belajar, lembutnya dengan si kakak, dan bagus dalam ibadah. dia kadang mengesalkan kalo kuminta A yang dilakukan Z..tapi menggelikan, kadang aku bisa tertawa kalo sudah intruksi yang dilakukan lain. seperti yang kubilang tadi..kekurangannya tertutup dan aku tak mau memarahinya walau kadang juengkelll buanget..kenapa? karena dia menyayangi si kaka, karena dia jujur tak panjang tangan, karena ia setia. itu bagiku cukup..

Kehilangan dia…itu makna bagi kami sekeluarga…si Kaka yang paling patah hati…ia melepas kepergian si mbak dengan ikut mengantar bersama ayahnya ke terminal lebak bulus. kaka bilang"mbak mau pulang kampung yah? Eta ikut mbak? eta mau naik angkot juga sama mbak..Mbak jangan pulang, nanti Eta cendilian, nanti Eta cedih mbak.." kata suami ku sang mbak pun menitikkan air mata tapi tetap menghibur. "nanti mbak main sini ya, eta nanti main ke kampung mbak ya.."

Singkat kata,si kaka broken heart.1bulan kujalani hari-hari tanpa sang asisten di rumah tangga. dengan 1orang batita, 1orang bayi 5bulan. si kakak yang masih super cemburu dengan kehadiran adik,masih harus menahan gundahnya hati dengan kepergian mbaknya..1bulan aku bersama mereka tanpa asisten…ouw..pontang panting menjaga shalatku yang sering telat karena seakan tak pernah berhenti bergantian untuk urusan anak-rumah dan hal a-z. istirahatku hanya ketika mereka tidur aku bisa makan sambil duduk membaca email milis or my f.s.

Mengerjakan PR bagiku tak sulit. aku terbiasa. cuma menjadi ujian ketika sang kaka sedang gundah hatinya dengan kehadiran adik baru dan kehilangan pengasuh..ow..dia jadi biang kerok setiap harinya…kepalaku dibikin pening…satu harapanku"ayahhhhhhhhhhhh cepet pulang dari kantorrrrrrrrrr..urusin si kakakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk "..si kaka cuma CS ma ayahnya, mentang2 wajah mereka seperti kembar. si kaka yang keras kepala dan cepat marah seperti Umminya…*(gue maksudnya gitu..hehhe). 

1bulan without mbak..saat-saat indah bersama pekerjaan rumah tangga, 2 bayi, dan suami yang super sibuk bekerja pergi pagi pulang menjelang tengah malam..hiks…hiks…tapi itu rejekiku..mau gimana lagi..

"ummi..telpon mbak Mi..Eta mau ngobrol ma mbak.."ah..anakku lagi kangen ma mbaknya..kusambungkan no hp si mbak dari telp rumah. mereka ngobrol seperti orang pacaran bertelpon..

biarlah sang waktu yang menyembuhkan patah hatinya anakku..

kini new mbak dah ada…tapi kaka gak suka..apa mau dikata, tak mudah menemukan mbak sekarang,kecuali mau via agen pembantu yang banyak cerita horornya..

ow..kerja keras aku menghilangkan pikiran membandungkan dengan mbak ku yang dulu. aku mengajari personal yang baru, aku harus tetep waspada, dan menghargai kemampuannya..

dia rapih,apik..
tapi nol didapur…aku kerja keras mengajarinya dari awal mulai menggoreng telur..karena beberapa saat lalu,sepanci air daging mengering berbau gosong..duh new mbak gak respon ma dapur. Karena….seikat daun pucuk ubi dibuang ke kotak sampah karena baginya daunnya jelek semua..(aduh mbak..dipilih yang bagus,m buka dulu ikatannya..)

apik..untuk soal kerapihan rumah, tata cara membersihkan dia berbakat. aku tak memaksakan dia cekatan didapur seperti mbak yang dulu. setiap orang punya bakat..

tapi…ah..kejujuran n etika…
duh aku kudu bikin sistem…sesaat belanja bulanan, aku ingat last call di rumah dengan no titik..titik..and sekembali dirumah, iseng aku cek kembali..ow..berubah! dengan no..0856XXXXX hiks..aku tau itu no hp ibunya dikampung…hiks..hiks..ku tanya"kamu ada telpon keluar tadi?…" enggak bu…"oh ya? tapi kenapa ada no hop ibu kamu di sini? telp ini bisa mereka nomor2 yang di panggil.."…"iyah,tapi gak dapet bu.."…

bla..bla..kujelaskan aturanmain bekerja denganku..dari hal ini, segera ku telp 147..please…jadikan aku pelanggan bulanan untuk menerima print out daftar telp yang keluar..karena seminggu setelah itu aku menerima permintaan.."bu, pinjem telpon, mau telp mamah.pulsa saya abis…"hiks..hiks..

another story..ku bingung,dimana kotak makanan yang dikasih tetangga sebelah atas acara 4bulanan kehamilannya..kutanya suamiku dia tak makan..aku mau tanya suamiku mau tidak nasinya, kalo tidak aku mau beri si mbak..karena aku gak mood makan nasi..tapi kucari-cari kok kotaknya ilang..pas aku ke dapur,si mbak turun dari kamar..ding-ding..mulutnya mengunyah kerupuk udang…"heueheue…aduh mbak-e…

sehari 3x pergi keluar, ..ah..aku berdoa dalam hati"ya Alloh, kasih aku yang terbaik,..kalo dia gak baik untuk kami berikan gantinya.."..

kusabarkan..dia melakukan itu karena gak ngerti. pelan-pelan ku sindir, dan kuajarkan sesuatu.kututup peluang dia untuk tidak jujur dengna:BERHATI-hati menyimpan barang, mengenyangkan perut dia sebelum ia terpikir mengambil makanan anak2 or cemilan khusus suamiku untuk dikantor..waw..segelas hot coklat for her everymorning..made in ummi aisha..kenapa..karena didapurku berduz-duz susu UHT coklat punya si kaka. kutanya"kamu alergi minum susu tidak?."tidak". dan ia bilang saya suka susu coklat..oke,sebelum si kaka ngamuk susunya habis, kubuatkan segelas teh hangat, segelas susu coklat bubuk  n roti meises everyday for her..karena sekali membuat roti..wow…………kiri kanan lapisan roti full coklat meises ceres…aduh mbak..bangkrut aku…

kadang aku geli..pagi-pagi kini aku punya rutinitas khusus plus.selain regular membuatkan bekal breakfast si ayah untuk dibawa kekantor beserta 1kotak susu, kini aku mengocek teh & susu hangat plus roti untuk my maid..

belum bisa ku lepas mandiri urusan dapur n penyiapan makanan untuk keluarga oleh new mbak ini..

no body perfect
gak mudah cari maid saat kini
urusan dapur n anak 90% in my hand
kenyangkan perut dan mata si mbak sebelum ia mencari peluang untuk memenuhi rasa laparnya..

semoga dia bisa jadi pribadi lebih baik dengan pertemuan kami..please ya Allah..sabarin aku..hiks..hiks..

mbak-e…mbak-e..

Leave a Reply