Archive for June, 2007

selamat jalan mbak.., alhamdulillah….

Wednesday, June 20th, 2007

3 minggu sudah kepala ku sedikit nyut-nyutan, sedikit bingung, sedikit gregetan, sedikit kaget, sedikit curiga..semua serba sedikit karena antara percaya dan tidak..Nah kan..apa ni…uji nyali?

3hari pertama new mbak bekerja, dah interlokal tanpa izin by home phone..ke hp mama dikampung.  Genap seminggu aku dibuat bingung dengan ringannya minta"bu, pinjem telpon rumah mau telp mamah " aku tanya "penting?" di ajawab "iya"..dan aku mendengar percakapan mereka didapur dengan isi "just say hello…i’m fine.." hallo…penting banget gitu katanya..ah..gubrak..

seminggu bekerja aku agak bingung, kok cemilan coklat yang baru kubeli dimakro berkurang drastis yah..kali aku lupa or nanda Ai ambil sendiri ke kulkas..

aduh..biyung..kata pak raden jaman film si Unyil dulu kalo encoknya kumat.  Kini pening dan greget ku kumat. pontang panting aku didapur menyiapkan masakan, ku tugaskan si mbak jaga anak2 diruang tv..dan wow! ketika ku check..amboi..si mbak lagi tiduran diatas bantal pribadiku, dan berbaring santai diatas kasur keluarga depan tv..sedangkan batita-batitaku ada dibelakangnya..ah…manis sekali… "Mbak!…anak2 dilihat. jangan nonton tv sendirian…" eh..greget…kok jadi tukeran ya..yang mbak-e aku , nyonya dia..aduh…

"trima kasih…"aku mengucapkan kepada pembantu tetangga yang baru saja mengantarkan nasi kotak or nasi berkat.  tetanggaku hamil 4bulanan dan mengirimkan nasi kotak. oke, kutaruh dulu di meja. aku sedang ada tamu keluarga.  tiba waktunya makan malam aku mau menawarkan nasi kotak untuk sang ayah,kali aja mau nyicipi..wheladalah….wis raib..ghoib..kemana? kucari2 mpe dapur..kali aku lupa simpen..lagi sibuk nyari,….turun sang primadona..lagi ngunyah kerupuk udang,,hayah………..gak usah ditanya lagi..pasti dah tau jawabannya..

hmh..bersih..aku suka pekerjaannya. dia apik,setrikaan seperti baju baru keluar dari laundri. licin, kaku lipatannya.beberes rumah cepat, bersih…not bad lah..

mmh..yummy banget pisang goreng buatan sendiri tabur keju n meises..jatah sarapan nasi n beeffsteak dah di ambil ama si mbak..dia mah lahap banget kalo urusan perdagingan. cepet banget abis kalo masak perdagingan.  ya sutra lah..lagian pagi ini aku pengen sarapan pisang goreng aja.  ketika sedang menghabiskan sisa 1buah lagi,bujang cilikku Hilmi nangis..ooo pu-pup rupanya. yah ganti dan langsung mandikan dia aja…setengah jam terlewati dikamar. selesai,taruh kembali si bujang dikasur depan tv..sarapan lanjutin ah…LOH!!!! pisangnya ilang…tinggal piringnya doang..apa mungkin si kaka.."Eta..tadi mamam pisang goreng ummi?"…Eta si kaka menggeleng "enggak ummi,Eta cuma makan meisesnya..cokat ummi "o -o..n datang si mbak berlenggang "mbak,pisang goreng dimeja 1 lagi tadi mana ?"..dengan tenang dan senyum innocent "saya yang makan"…masya Allah…ajaib ni asisten…

jadilah pagi itu pagi pembahasan etika perizinan.  Ku tanya ttg nasi kiriman tetangga ,dengan tenang "saya yang makan". oke..nampaknya ini kebiasaan dirumahnya yang belum adaptasi ketika dia bekerja..bla-bla..aku terangkan bahwa etika,izin adalah kewajiban dia selama bekerja dan menjadi hak kami untuk dimintai izin atas apa yang dia ambil dan lakukan bila bersangkutan dengan apa yang ada dirumah. pemakaina telpon,makanan, benda. aku rasa cukup teguran pagi itu

kembali hari ini aku bingung,kok kerudung dagangan ku yang warna pink gak ada yah. aku lupa, taruh dimana yah..ah sudahlah..Lah..kok tengah bulan begini susu UHT si kaka udah tinggal setengah duz lagi..bisa2 tanggal 20an stok kosong…kok cepet abis,rasanya bulan kemarin beli lebih..ah aku gak mau prasangka ke mbak. dia sudah minum susu coklat tiap pagi yang kubuat. gak mungkin deh..

Loh…kok celengan ikan ku hasil penyisihan logam Gopek-an ringan..apa perasaanku aja yah..

oalah,..kok aku banyak bingung yah..terpikir…suatu yang gak pernah kulakukan.  mengecek lemari kamar si mbak…apa perlu..tapi dia sering melakukan suatu yang menyangkut milikku tanpa izin..oke..u start with me..

suatu pagi dia pamit mau ke kost bibinya dulu. 100meter dari rumahku.oke kataku. tutup pagar jangan lupa kataku…Set,,dia melangkah,segera kumasuki kamarnya dan kubuka lemarinya.  maafkan aku mbak….karena kau sering tak izin,aku perlu mengecek.moga2 prasangkaku salah..

innalillah…1duz berisi:tas travelling si ayah berisi jilbab daganganku yang dicari-cari, baju2ku, 2buah odol dan 2sabun batangan (pantesan kenapa kosong stok sabun dan odol), 1sachet detergen, setengah lusin susu UHT si kaka, setumpuk cemilan coklat..ya Allah…kenapa mbak begini mbak..tepat dihari ke 21 kau bekerja…

aku turun kebawah,kebetulan hari minggu, suamiku sedang dirumah mencuci motor…"Yah, banyak barang dilemarinya..kaya nya gak usah dilanjutin kerjanya..aku gak bisa handle yang ini ". oke suamiku keatas dan cek juga…Grrr..suamiku paling kaget melihat kok sampe ke odol2 ada..apa mau pulang besok..?

ketika ia pulang, kuajak dia makan siang. setelah dia selesai shalat dzuhur si ayah panggil si mbak.."mbak..kesini sebentar"..dia turun dan "ya pak" suamiku tanya "mbak masih betah kerja disini? " di amenjawab "hehe..iya pak masih.."pake tertawa..duh aku makin puyeng liat dia.."kalo gitu,mbak liat dimana tas biru saya ?"..serentak aku dan suami memandang wajahnya ingin menunggu kejujurannya..dan "mmmm,gak tau pak…" lalu suamiku berdiri dari kursi dan "kalo begitu……"kalimat menggaantung ,si ayah menuju keatas dan turun dengan membawa duz yang ia sembunyikan.."mbak bisa jelaskan apa ini?"..muka si mbak pucat, tegang dan tak bisa berkata-kata.kami menunggu penjelasannya…

akhir cerita, si mbak gak mau diberhentikan. dia mengakui melanggar perjanjian kerja, tapi jangan pecat "saya gak mau pulang, dikampung saya gak punya teman…udah pada kawin semua…"lha…da lah…alasannya…6x kami meminta ia membereskan barang2nya dan duduh kukuh ia tak mau beranjak dari ruang makan tempat kami bicara…oalah..mbak…kok susah tenan nyuruh kamu pulang..

akhirnya dua beberes..hiks..hiks..21hari kerja..barangku banyak ilang.kuridhokan jilbab yang dia ambil aku berikan..mungkin dia jadi shalehah..gaji 1bulan full kuberikan plus ongkos..ketika didepan pintu suamiku menegur "kamu kok gak pake jilbab keluar? " "gak ah.."heu-heu..aku udah pusing..jadi klepto dagangan jilbabku buat dijual lagi kali yah..keras dia menolak instruksi suamiku pake jilbab…aku bilang ma ayah "she wearing a jilbab because me not Allah…sudah jangan dipaksa.. ". suamiku geleng2 kepala melihat kelakuaan si mbak..aku sih gak heran…wong pernah jadi mboknya simbak..aye masak didapur eh dia rebahan di kasur keluarga..

kasian si ayah pas diceritain kisah dibalik layar…geleng2 terus..untung made in Allah kepalanya..bisa copot kalo made in human..alhamdulillah..Ya Allah berikan kami pengganti asisten yang lebih baik..amanah tidak jadi musuh dalam keluarga ini yang takut padaMu ya Allah

kujemput kedatangan new maid,new assisten dengan doa dalam shalatku..hikmah si mbak kemarin..semoga membuat kami lebih dewasa menyikapi tantangan hidup yang perlu kekukuhan iman dan ilmu untuk solusinya…

met jalan mbak,semoga menjadi lebih baik lagi di kemudian hari…

btw, aku lagi nunggu print out rekening telpon rumah ku bulan ini..dari telkom..

mbledug gak ya…si mbak hobby telpon-telponan ke hp euy…

hehe…

Asisten RumahTanggaku, si Mbak..

Tuesday, June 12th, 2007

Sejak 5 mei 2007 mbak yang telah bekerja pada kami sejak kaka Aisha 6 bulan hingga 3 tahun mengundurkan diri dari pekerjaannya.  Alasannya ingin mengurus ayah dikampung. Itu haknya, dan aku mendukung baktinya. Tak mungkin hidupnya hanya bersama kami selalu. Sudah waktunya ia menggunakan tabungan penghasilannya selama ini untuk berbisnis. Semoga berhasil harapanku, walau berattttt hatiku melepas dia. Karena si kaka sudah sangat dekat, dan mereka saling sayang. .Aku percaya dengan si mbak. sejak usia 17th hingga 20 tahun dia bersamaku. si Mbak yang polos, jujur, cepat mengerti untuk urusan dapur, rada selebor kalo urusan menata rumah, agak lambat ngerti. Beragam kekurangannya tertutup dengan kesetiaanya, kemauan dia belajar, lembutnya dengan si kakak, dan bagus dalam ibadah. dia kadang mengesalkan kalo kuminta A yang dilakukan Z..tapi menggelikan, kadang aku bisa tertawa kalo sudah intruksi yang dilakukan lain. seperti yang kubilang tadi..kekurangannya tertutup dan aku tak mau memarahinya walau kadang juengkelll buanget..kenapa? karena dia menyayangi si kaka, karena dia jujur tak panjang tangan, karena ia setia. itu bagiku cukup..

Kehilangan dia…itu makna bagi kami sekeluarga…si Kaka yang paling patah hati…ia melepas kepergian si mbak dengan ikut mengantar bersama ayahnya ke terminal lebak bulus. kaka bilang"mbak mau pulang kampung yah? Eta ikut mbak? eta mau naik angkot juga sama mbak..Mbak jangan pulang, nanti Eta cendilian, nanti Eta cedih mbak.." kata suami ku sang mbak pun menitikkan air mata tapi tetap menghibur. "nanti mbak main sini ya, eta nanti main ke kampung mbak ya.."

Singkat kata,si kaka broken heart.1bulan kujalani hari-hari tanpa sang asisten di rumah tangga. dengan 1orang batita, 1orang bayi 5bulan. si kakak yang masih super cemburu dengan kehadiran adik,masih harus menahan gundahnya hati dengan kepergian mbaknya..1bulan aku bersama mereka tanpa asisten…ouw..pontang panting menjaga shalatku yang sering telat karena seakan tak pernah berhenti bergantian untuk urusan anak-rumah dan hal a-z. istirahatku hanya ketika mereka tidur aku bisa makan sambil duduk membaca email milis or my f.s.

Mengerjakan PR bagiku tak sulit. aku terbiasa. cuma menjadi ujian ketika sang kaka sedang gundah hatinya dengan kehadiran adik baru dan kehilangan pengasuh..ow..dia jadi biang kerok setiap harinya…kepalaku dibikin pening…satu harapanku"ayahhhhhhhhhhhh cepet pulang dari kantorrrrrrrrrr..urusin si kakakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk "..si kaka cuma CS ma ayahnya, mentang2 wajah mereka seperti kembar. si kaka yang keras kepala dan cepat marah seperti Umminya…*(gue maksudnya gitu..hehhe). 

1bulan without mbak..saat-saat indah bersama pekerjaan rumah tangga, 2 bayi, dan suami yang super sibuk bekerja pergi pagi pulang menjelang tengah malam..hiks…hiks…tapi itu rejekiku..mau gimana lagi..

"ummi..telpon mbak Mi..Eta mau ngobrol ma mbak.."ah..anakku lagi kangen ma mbaknya..kusambungkan no hp si mbak dari telp rumah. mereka ngobrol seperti orang pacaran bertelpon..

biarlah sang waktu yang menyembuhkan patah hatinya anakku..

kini new mbak dah ada…tapi kaka gak suka..apa mau dikata, tak mudah menemukan mbak sekarang,kecuali mau via agen pembantu yang banyak cerita horornya..

ow..kerja keras aku menghilangkan pikiran membandungkan dengan mbak ku yang dulu. aku mengajari personal yang baru, aku harus tetep waspada, dan menghargai kemampuannya..

dia rapih,apik..
tapi nol didapur…aku kerja keras mengajarinya dari awal mulai menggoreng telur..karena beberapa saat lalu,sepanci air daging mengering berbau gosong..duh new mbak gak respon ma dapur. Karena….seikat daun pucuk ubi dibuang ke kotak sampah karena baginya daunnya jelek semua..(aduh mbak..dipilih yang bagus,m buka dulu ikatannya..)

apik..untuk soal kerapihan rumah, tata cara membersihkan dia berbakat. aku tak memaksakan dia cekatan didapur seperti mbak yang dulu. setiap orang punya bakat..

tapi…ah..kejujuran n etika…
duh aku kudu bikin sistem…sesaat belanja bulanan, aku ingat last call di rumah dengan no titik..titik..and sekembali dirumah, iseng aku cek kembali..ow..berubah! dengan no..0856XXXXX hiks..aku tau itu no hp ibunya dikampung…hiks..hiks..ku tanya"kamu ada telpon keluar tadi?…" enggak bu…"oh ya? tapi kenapa ada no hop ibu kamu di sini? telp ini bisa mereka nomor2 yang di panggil.."…"iyah,tapi gak dapet bu.."…

bla..bla..kujelaskan aturanmain bekerja denganku..dari hal ini, segera ku telp 147..please…jadikan aku pelanggan bulanan untuk menerima print out daftar telp yang keluar..karena seminggu setelah itu aku menerima permintaan.."bu, pinjem telpon, mau telp mamah.pulsa saya abis…"hiks..hiks..

another story..ku bingung,dimana kotak makanan yang dikasih tetangga sebelah atas acara 4bulanan kehamilannya..kutanya suamiku dia tak makan..aku mau tanya suamiku mau tidak nasinya, kalo tidak aku mau beri si mbak..karena aku gak mood makan nasi..tapi kucari-cari kok kotaknya ilang..pas aku ke dapur,si mbak turun dari kamar..ding-ding..mulutnya mengunyah kerupuk udang…"heueheue…aduh mbak-e…

sehari 3x pergi keluar, ..ah..aku berdoa dalam hati"ya Alloh, kasih aku yang terbaik,..kalo dia gak baik untuk kami berikan gantinya.."..

kusabarkan..dia melakukan itu karena gak ngerti. pelan-pelan ku sindir, dan kuajarkan sesuatu.kututup peluang dia untuk tidak jujur dengna:BERHATI-hati menyimpan barang, mengenyangkan perut dia sebelum ia terpikir mengambil makanan anak2 or cemilan khusus suamiku untuk dikantor..waw..segelas hot coklat for her everymorning..made in ummi aisha..kenapa..karena didapurku berduz-duz susu UHT coklat punya si kaka. kutanya"kamu alergi minum susu tidak?."tidak". dan ia bilang saya suka susu coklat..oke,sebelum si kaka ngamuk susunya habis, kubuatkan segelas teh hangat, segelas susu coklat bubuk  n roti meises everyday for her..karena sekali membuat roti..wow…………kiri kanan lapisan roti full coklat meises ceres…aduh mbak..bangkrut aku…

kadang aku geli..pagi-pagi kini aku punya rutinitas khusus plus.selain regular membuatkan bekal breakfast si ayah untuk dibawa kekantor beserta 1kotak susu, kini aku mengocek teh & susu hangat plus roti untuk my maid..

belum bisa ku lepas mandiri urusan dapur n penyiapan makanan untuk keluarga oleh new mbak ini..

no body perfect
gak mudah cari maid saat kini
urusan dapur n anak 90% in my hand
kenyangkan perut dan mata si mbak sebelum ia mencari peluang untuk memenuhi rasa laparnya..

semoga dia bisa jadi pribadi lebih baik dengan pertemuan kami..please ya Allah..sabarin aku..hiks..hiks..

mbak-e…mbak-e..